Evaluasi yang Baik


Evaluasi yang Baik Adalah Evaluasi yang Memberikan Dampak Positif pada Perkembangan Program

 

Standar dalam Evaluasi Kinerja, minimal ada 5 standar, yakni:

ü  Utility (bermanfaat dan praktis)

ü  Credibility(cakap dan terhormat)

ü  Accuracy (tepat dan cermat)

ü  Feasibility (teliti, realistik dan layak)

ü  Proppriety (dilakukan secara legal dan etik)

ASPEK YANG DIEVALUASI:

ü  Konteks

ü  Input

ü  Proses implementasi

ü  Produk, dan

ü  Outcome

LANGKAH-LANGKAH EVALUASI

ü  Memfokuskan aspek yg dievaluasi

ü  Mendesain evaluasi yg sesuai

ü  Mengumpulkan informasi dari berbagai pihak

ü  Menata dan menganalisis informasi

ü  Melaporkan hasil evaluasi

ü  Mengelola (menata, menyimpan dan mengarsip) evaluasi

ü  Mengevaluasi kegiatan proses  evaluasi itu sendiri.

KRITERIA PENILAIAN:

ü  Needs, ideal, dan nilai-nilai

ü  Penggunaan optimal dari sumber dan kesempatan

ü  Ketepatan efektifitas program

ü  Pencapaian tujuan.

 

SIAPA YANG MENGIVALUASI:

ü  Internal

ü  Eksternal

ü  Gabungan

JENIS-JENIS EVALUASI:

ü  Diagnostict

ü  Formative

ü  Summative

Tujuan Evaluasi:

ü  Mengetahui Kebutuhan, nilai dan aspek-aspek das sollen dari program yang dijalankan

ü  Memperoleh informasi untuk membantu memper-baiki proyek, program atau lokakarya

ü  Sebagai dasar untuk menilai suatu program dihentikan atau diteruskan.

METODE YG DIGUNAKAN DALAM EVALUASI:

ü  Eclectic

ü  Sesuai dengan sikon

MANFAAT/KEGUNAAN EVALUASI:

ü  Sebagai dasar membuat kebijakan dan keputusan

ü  Menilai hasil yg dicapai oleh program

ü  Menilai program yg sedang dilaksanakan

ü  Memberikan kewenangan pada stakeholder

ü  Memberikan kepercayaan pada pelaksana

ü  Sebagai dasar memonitor dana yang telah diberikan

ü  Memperbaiki proses dan program yang dijalankan

ü  Menentukan  program yang akan dilakukan kemudian.

PENDEKATAN EVALUASI

Pendekatan adalah kajian sistematis yg berupa siasat-siasat untuk mencapai tujuan.

Oleh kare­na­nya, Pendekatan evaluasi diartikan sbg bebe­rapa pendapat ttg tugas evaluasi dan bgm melakukannya, shg unsur  tujuan dan prosedur men­­jadi unsur utama.

Pendekatan evaluasi bermacam-macam:

Dlm kesempatan ini dikenalkan 4 pendekat­an:

a. CIPP dari STUFFLEBEAM.

b. UCLA dari ALKIN

c.     Brinkerhoff

d.        Description and Judgement dari Stake

 

STUFFLEBEAM mengartikan evaluasi program ada­­lah suatu proses menggambarkan, mem­peroleh, dan menyediakan informasi yg berguna utk menilai alternatif keputusan.

Ada 4 macam evaluasi:

1. Contect evaluation to serve planning decision;

2. Input evaluation, structuring decision;

3. Process evaluation, to serve implementing decision;

4. Product evaluation, to serve recycling decision

ALKIN mengartikan evaluasi adalah suau proses meyakinkan keputusan, memilih informasi yang tepat, mengumpulkan dan  menganalisis infor­masi, shg dpt melaporkan ringkasan data yg berguna bagi pembuat keputusan.

Ada 5 macam evaluasi:

1. Assessment system;

2. Program planning

3. Program implementation

4. Program improvement

5. Program certification.

 

BRINKERHOFF menyatakan hampir semua evalu­asi itu sama, hanya unsur-unsurnya yang ber­beda. Ada 3 jenis evaluasi, yakni;

1. Fixed vs Emergent evaluation

2. Formative vs summative evaluation

3. Experimental, Quasi experimental vs Natural inquiry evaluation.

Description and Judgement. Stake menekankan ada 2 dasar kegiatan, yaitu: Description and Judgement yg terdiri dari tiga tahap, yaitu: Antecedents (Context), Transaction (Process), dan Outcomes (Output). Matrik description terdapat intent (Goal/tujuan) dan observations (Effect/dampak). Matrik judgement memiliki 2 aspek, yaitu: standard dan judgement/menilai.

Disamping pendekatan yang besar dan umum tsb, ada pendekatan khusus dan kecil, sesuai dengan maksud dan tujuan evaluasi, seperti:

ü  Experimental Opproach

ü  Goal Oriented Opproach

ü  The User Oriented Opproach

ü  The Decision Focus Opproach

ü  The Responsive Opproach

ü  Goal free Evaluation Opproach


VALIDITAS DAN RELIABILITAS

Validitas dan reliabilitas ini berkaitan dengan alat ukur atau instrumen yang akan digunakan oleh evaluator untuk mengambil data, shg dapat mengambil kesimpulan, dan akhirnya dapat digunakan untuk mengambil keputusan,

Validitas (saheh) adalah mengukur apa yg hendak diukur, sehingga diperlukan ketelitian, kecermatan dan kejituan.

Ada banyak validitas instrumen dlm evaluasi,  antara lain:

a. Logical Validity à Construct Validity

b. Curriculum Validity àContent Validity

c. Predictive Validity à Next time

d. Concurence Validity à Relevancy

e. Face Validity

f. Factorial Validity

g. And so on

 

Reliabilitas (kekonstenan/keajegan).

Cirikhas reliabilitas adalah memiliki sifat konstan, stabil dan tepat.

Jadi, alat ukur dinyatakan reliabel apabila diuji­cobakan thd sekelompok subyek akan tetap hasilnya, walau dlm waktu yg berbeda, atau dikenakan lain subyek yg sama karakteristiknya juga hasilnya akan sama.

Cara menguji reliabilitas, secara umum ada 3:

1.     test-retest (teknik ulangan)

2.     Split half (add oven method)

3.     Parallel methods

CARA MEMILIH DAN MENGEMBANGKAN INSTRUMEN

Instrumen ialah alat untuk merekam informasi yang akan dikumpulkan. Ada beberapa instru­men yang biasa dipakai dalam prosedur pengumplan instrument, a.l. dg:

1.     Survey, biasanya ada dua cara, yakni:

a.    Torced choise instrument

b.    Open ended instrument

c.     Semi Open ended instrument

2.     Interviews

a. Closed format

b. Semi Open format

c. Open format

3. Observasi

a. Open format

b. logs

c. Sign system

d. Category system

4. Test

a. Multiple choise test

b. True false

c. Matching

d. Short answer, fill in blanks

e. Essay test

5. Inventories

a. Open ended

b. Checlist format

6. Self Report

a. Para ahli (expert reviews)

b. Wakil konsumen

c. Anggota, karyawan, tenaga kerja

d. Publik

e. Orang tua murid, komite, dll.

PETUNJUK UMUM PEMBUATAN INSTUMEN

1.     Konten apa yang diperlukan

2.     Apa dan bagaimana bahasa yang akan digunakan

3.     Prosedur analisis apa yang akan dipakai

4.     Apakah ada pertimbangan2 khusus tertentu?

5.     Kapasitas Responden

6.     Kesesuaian dengan rencana analisis

7.     Tentukan seberapa ketepatan yang diperlu­kan

Iklan

Perihal mardiyan
Mahasiswa JPTK Pendidikan Teknik Mesin UNS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: